MACAM MACAM PELINDUNG BETON

Diamite
DIAMITE
Floor Hardener Cair – untuk Lantai Beton Baru dan Lama
Fungsi :
  • Cairan yang meresap dan memperkeras permukaan lantai beton, mudah diaplikasi dan tidak akan terkelupas
Cara Penggunaan
  • Saat pengecoran, lantai beton diratakan / dihaluskan menggunakan mesin trowel
  • Beton harus berumur > 14 hari
  • Permukaan harus bersih (minyak, debu, kotoran) dan kering 2 hari sebelum aplikasi DIAMITE
  • Aplikasikan dengan spray, roll atau kuas, 1 – 2 kali coating tergantung dosis
  • Setelah meresap (sebelum kering), permukaan dicuci dengan sikat dan air
  • Untuk menghindaari noda putih, bersihkan dan keringkan air bekas pembersihan
Rokite
ROKITE
Pelapis Lantai – Anti Debu & Oli
Fungsi :
  • Memperindah tampilan lantai
  • Anti noda ( oli & gemuk ) dan mudah dibersihkan
  • Anti korosi beton (asam ringan seperti susu, gula , dll)
Dapat digunakan pada
  • Garasi, parkir, bengkel dan ruang mechanical – elektrikal
  • Lantai produksi pabrik, gudang, tangga darurat
  • Lapangan tenis, basket, bulutangkis (indoor)
    Note Tidak direkomendasikan untuk gudang / pabrik yang memakai roda solid ( keras )
Rokite WB
ROKITE WB
Pelapis Lantai Water Based – Anti Debu & Oli
Fungsi :
  • Anti noda ( oli & gemuk ) water based untuk lantai beton, mudah dibersihkan
  • Melindungi batu alam dari noda massage oil (spa)
  • Memperindah tampilan lantai
Dapat digunakan pada
  • Garasi, parkir, bengkel dan ruang mechanical – elektrikal
  • Lantai produksi pabrik, gudang, tangga darurat
  • Lapangan tenis, basket, bulutangkis (indoor)
  • Tidak direkomendasikan untuk gudang / pabrik yang memakai roda solid ( keras )
  • Memproteksi batu alam dan marmer kasar
Rokite Vivid
ROKITE VIVID
Pelapis Lantai Transparan – Anti Debu & Oli
Fungsi :
  • Tampilan lantai beton lebih menarik, unik dan artistik
  • Mencegah timbulnya debu akibat abrasi
  • Melindungi beton dari noda, oli dan mudah dibersihkan
  • Tersedia dalam berbagai pilihan warna
Dapat digunakan pada
  • Garasi, parkir, bengkel dan ruang mechanical – elektrikal
  • Lantai produksi pabrik, gudang, tangga darurat
  • Lapangan tenis, basket, bulutangkis (indoor)
  • Tidak direkomendasikan untuk gudang / pabrik yang memakai roda solid ( keras )
Driceal
DRICEAL
Anti Lumut Waterbased – Tidak Merubah Warna dan Tahan Lama
Fungsi :
  • Anti Lumut : Pelindung batuan alam, beton, plesteran permukaan dinding yang dicat dan marmer dari lumut, bercak putih dan jamur
  • Anti Noda : Mencegah noda (minuman, cairan berwarna, dll)
Cara penggunaan
  • Permukaan harus bersih dari kotoran, lumut, dan minyak
  • Sebelum aplikasi DRICEAL permukaan harus kering
  • Aplikasi menggunakan kuas atau spray dengan dosis sesuai porositas permukaan
  • Untuk dinding aplikasikan secara horisontal & biarkan menetes 15 cm ke bawah
Gloscoat
GLOSCOAT
Anti Lumut ( Wetlook ) & Mengurangi Karbonasi
Fungsi :
  • Pelindung dari lumut, bercak putih dan mengurangi karbonasi
  • Untuk tampilan mengkilap (wet look), tahan sampai > 3 tahun
  • Mencegah kelembaban dan penetrasi klorida
  • Tersedia dalam berbagai warna
Dapat digunakan pada
  • Batuan alam, beton, batu bata, batako, plesteran, logam dan genteng beton
Calcure B R
CALCURE B*R
Curing Compound – Waterbased
Fungsi :
  • Melindungi permukaan beton, mencegah penyusutan dan keretakan
  • Mudah dan praktis, tidak perlu siraman air berulang – ulang
  • Screed / beton dapat melekat diatas aplikasi CALCURE B*R
  • Curing efficiency 50 – 60 % setelah 72 jam
Dapat digunakan pada
  • Semua Beton dan Mortar
Calform NX R
CALFORM NX R
Minyak Bekisting
Fungsi :
  • Mencegah perlekatan antara beton dan bekisting
  • Menghasilkan permukaan beton yang mulus dan bersih
  • Memperpanjang umur bekisting sampai dengan 5 kali lipat
Dapat digunakan pada
  • Permukaan bekisting dari kayu, papan, besi, plastik, dll
  • Bekisting beton precast
  • Sekop, gerobak beton atau peralatan lain agar beton tidak melekat
Posted in Uncategorized | Leave a comment

MENGAPA PLAT BETON BOCOR DAN MEREMBES

 

 
Bocor atau rembes bisa berasal dari retak pada dak beton, hal ini umumnya disebabkan oleh:
  1. Pelat beton mengalami suhu panas dingin yang ekstrem sehingga memicu timbulnya retak susut.
  2. Setelah beton dicor, perawatan dengan menggunakan Curing Compound atau genangan air air selama 7 hari tidak dilakukan
  3. Saat beton belum kuat (belum kering sempurna) ditempatkan beban yang melebihi kapasitas / daya dukung pelat beton tersebut
  4. Terjadi pergerakan, baik di struktur bangunan atau pondasi, sehingga pelat beton mengalami gaya vertical dan horizontal
Solusi 
A. Dak beton yang baru akan dibangun :
  1. Perhatikan struktur beton dari dak tersebut, hal ini penting agar meminimalkan keretakan yang di timbulkan oleh masalah struktur. Sebaiknya, beton dengan tebal 15 cm, menggunakan tulangan besi ulirdiameter 10 mm dengan jarak 20 cm atau diameter 12 cm dengan jarak 30 cm, lurus ke dua arah, atau menggunakan Welded Wiremesh diameter 8 mm dengan jarak 15 cm.
  2. Agar dak beton benar-benar waterproof, bahann yang paling baik digunakan adalah bahann Integral waterproofing khusus untuk dak beton (AQUAPEL- aditif yang bereaksi dengan semen yang menghasilkan bahann lilin yang akan bersenyawa dengan betonsecara keseluruhan dan beton menjadi waterproof secara permanen), hal ini penting agar bangunan anda terbebas dari masalah kebocoran & perbaikan berulang-ulang.
  3. Perhatikan pula jumlah air yang digunakan, jumlah air yang terlalu banyak dapat menyebabkan timbulnya banyak retak, sebaiknya gunakan Plasticiser (Aditif pengurang air serta membuat beton lebih mudah dipadatkan, seperti AQUAPEL Komponen B).
  4. Perhatikan pula masalah perawatan setelah pengecoran, hal ini penting untuk mencegah beton retak karena terjadi perubahannsuhu yang ekstrem, setelah beton kering (4-6 jam setelah dicor), segera aplikasikan CALCURE B *R (Curing Compound) atau genangi dengan air selama 7 hari.
  5. Untuk menghindari retak akibat pergerakan sebaiknya dak beton tidak di tempatkan beban berat yang melebihi kapasitas, serta support sebaiknya tetap dipasang sampai beton kering sempurna (28 hari).
b. Dak beton lama yang bocor atau rembes : Jika keretakan telah terjadi, solusinya adalah dengan melakukan perbaikan. Bobok atau potong (menggunakan mesin potong keramik) lokasi retak di beton dengan kedalaman minimal 2 cm. Setelah dibersihkan dan dilembabkan, isi / tambal bekas bobokan tersebut dengan campuran semen baru dan cairan yang bersifat bonding & waterproof. Sebelumnya aplikasikan lembeton, setelah setengah kering isi celah retak dengan campuran semen-bonding/waterproofing tersebut.
 
taken from http://myeducationsite.blogspot.com
 
 
Posted in Uncategorized | Leave a comment

MENGAPA PLAT BETON BOCOR DAN MEREMBES

Bocor atau rembes bisa berasal dari retak pada Pelat beton, hal ini umumnya disebabkan oleh:
  1. Pelat beton mengalami suhu panas dingin yang ekstrem sehingga memicu timbulnya retak susut.
  2. Setelah beton dicor, perawatan dengan menggunakan Curing Compound atau genangan air air selama 7 hari tidak dilakukan
  3. Saat beton belum kuat (belum kering sempurna) ditempatkan beban yang melebihi kapasitas / daya dukung pelat beton tersebut
  4. Terjadi pergerakan, baik di struktur bangunan atau pondasi, sehingga pelat beton mengalami gaya vertical dan horizontal
Solusi 
A. Plat beton yang baru akan dibangun :
  1. Perhatikan struktur beton dari pelat tersebut, hal ini penting agar meminimalkan keretakan yang di timbulkan oleh masalah struktur. Sebaiknya, beton dengan tebal 15 cm, menggunakan tulangan besi ulirdiameter 10 mm dengan jarak 20 cm atau diameter 12 cm dengan jarak 30 cm, lurus ke dua arah, atau menggunakan Welded Wiremesh diameter 8 mm dengan jarak 15 cm.
  2. Agar pelat beton benar-benar waterproof, bahan yang paling baik digunakan adalah bahann Integral waterproofing khusus untuk plat beton (AQUAPEL- aditif yang bereaksi dengan semen yang menghasilkan bahann lilin yang akan bersenyawa dengan betonsecara keseluruhan dan beton menjadi waterproof secara permanen), hal ini penting agar bangunan anda terbebas dari masalah kebocoran & perbaikan berulang-ulang.
  3. Perhatikan pula jumlah air yang digunakan, jumlah air yang terlalu banyak dapat menyebabkan timbulnya banyak retak, sebaiknya gunakan Plasticiser (Aditif pengurang air serta membuat beton lebih mudah dipadatkan, seperti AQUAPEL Komponen B).
  4. Perhatikan pula masalah perawatan setelah pengecoran, hal ini penting untuk mencegah beton retak karena terjadi perubahannsuhu yang ekstrem, setelah beton kering (4-6 jam setelah dicor), segera aplikasikan CALCURE B *R (Curing Compound) atau genangi dengan air selama 7 hari.
  5. Untuk menghindari retak akibat pergerakan sebaiknya pelat beton tidak di tempatkan beban berat yang melebihi kapasitas, serta support sebaiknya tetap dipasang sampai beton kering sempurna (28 hari).
b. Pelat beton lama yang bocor atau rembes : Jika keretakan telah terjadi, solusinya adalah dengan melakukan perbaikan. Bobok atau potong (menggunakan mesin potong keramik) lokasi retak di beton dengan kedalaman minimal 2 cm. Setelah dibersihkan dan dilembabkan, isi / tambal bekas bobokan tersebut dengan campuran semen baru dan cairan yang bersifat bonding & waterproof. Sebelumnya aplikasikan lembeton, setelah setengah kering isi celah retak dengan campuran semen-bonding/waterproofing tersebut.
taken from http://myeducationsite.blogspot.com
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Salam

Berbuat untuk duniamu seolah kamu hidup untuk selamanya, dan berbuat untuk akhiratmu seolah2 kamu mati besok

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.
Posted in Uncategorized | 1 Comment